Pahami Tanda Stress Pada Anak dan Cara Mengatasinya Berikut Ini!

Stress bukan saja bisa dialami oleh orang dewasa saja akibat berbagai pekerjaan ataupun urusan lain, tetapi bisa juga dialami oleh anak-anak. Tetapi efek yang bisa muncul saat anak mengalami stress itu sangat beragam sekali. Berpengaruh pada perkembangan penyakit fisik, emosi sampai dengan mentalnya. Oleh karena itu sangat perlu sekali orang tua paham seperti apa saja yang menjadi penyebab dari masalah tersebut serta cara mengatasinya. Karena jika tidak segera diatasi dan kurang dipahami oleh orang tau pasti akan memberikan dampak berkepanjangan.

Sama seperti orang dewasa, stress pada anak juga dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti:

1. Kurang tidur.
Anak sangat memerlukan waktu istirahat yang cukup, terlebih lagi ketika siang hari selalu melakukan aktivitas yang sangat padat dan berat di sekolahnya. Orang tua harus pastikan jika anak istirahat dengan cukup. Karena jika kurang, anak akan berdampak pada mood, kemampuan menilai sampai dengan memorinya.

2. Aktivitas diluar sekolah.
Terkadang sebagai orang tua kurang menyadari jika aktivitas yang ada disekolah itu sudah sangat menguras tenaga si kecil. Namun karena ini memberikan yang terbaik pada anaknya, orang tua tanpa sadar memasukkan anak pada les ataupun sekolah. Kesibukan membuat waktu bermain berkurang dan dapat menyebabkan stress.

3. Intimidasi.
Tekanan yang terjadi pada anak-anak itu sering sekali membuat anak gangguan mental. Sebagai orang tua harus memantau seperti apa saja kegiatan anak dan kondisi seperti apa saja yang dialami agar tidak menimbulkan stress.

4. Masalah keluarga.
Anak-anak akan tumbuh kembang maksimal jika didukung dengan kasih sayang orang tua secara utuh. Namun tidak sedikit orang tua yang membiarkan hal tersebut, maka sering terjadilah percekcokan dalam keluarga hingga perceraian. Tidak sedikit anak yang stress akibat masalah ini dan paling akhir anak lari dalam hal-hal negatif.

5. Penyakit kronis.
Anak akan mudah mengalami stress ketika ada ha berat dari orang tua yang mengidap penyakit parah. Misalnya saja seperti HIV, obesitas, asma dan masih banyak lagi lainnya. Dengan penyakit tersebut sering sekali anak merasa tidak mempunyai teman yang sama, pergaulan yang kurang akibat harus menjalani pengobatan dan stress.

Anak-anak pada umumnya memang belum dapat mengungkapkan apa saja yang dirasakan, ditambah orang tua yang kurang paham. Makanya perlu mengetahui ciri dari stress yang dialami oleh anak dari beberapa hal yaitu munculnya perilaku yang negatif, sakit, mudah merasa takut dengan orang lain, nafsu makan yang sangat berubah, tidak mau bergaul dengan sekitar dan beberapa hal lainnya. Jika sudah seperti itu orang tua harus mencari cara seperti apa yang tepat, konsultasi ke dokter atau mengubah segala sesuatu anak dari mulai kebiasaannya, lingkungan dan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *